Butuh Kontrol Secara Regulatif untuk Mengelola Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi

27
Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum PP KAGAMA, Ganjar Pranowo mengungkapkan, tantangan di bidang sosial tak kalah berat dengan tantangan di bidang kesehatan dan ekonomi. Foto: Ist
Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum PP KAGAMA, Ganjar Pranowo mengungkapkan, tantangan di bidang sosial tak kalah berat dengan tantangan di bidang kesehatan dan ekonomi. Foto: Ist

KAGAMA.CO, SEMARANG – Banyak problem kesehatan, ekonomi, sosial, dan keuangan yang masih menjadi PR besar bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum PP KAGAMA, Ganjar Pranowo mengungkapkan, tantangan di bidang sosial tak kalah berat dengan tantangan di bidang kesehatan dan ekonomi.

“Banyak orang ingin segera beribadah di rumah ibadah. Banyak orang ingin tempat-tempat hiburan segera dibuka,” ujarnya.

Hal tersebut Ganjar sampaikan dalam seminar Sinergi KAGAMA dan UGM: Membangun Budaya Tatanan Baru Melalui Pengelolaan Perilaku, pada Minggu (12/7/2020) secara daring.

Ganjar menyampaikan, jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah masih tergolong tinggi, karena masih ada sebagian masyarakat yang tidak tertib menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: KAGAMA Jatim Perkuat Jejaring Alumni untuk Membantu Masyarakat

Untuk itu, Ganjar belum membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pihaknya juga mengarahkan dunia industri untuk membentuk gugus tugas kecil demi penanganan Covid-19 di lingkungan kerja, termasuk di bidang pariwisata.

Menurut Ganjar, membangun dan mengelola perilaku di era tatanan baru, memang harus terus digaungkan secara intensif lewat berbagai metode.

“Dalam bidang pemerintahan dan layanan publik, kami menemukan kegiatan sehari-hari seperti menyentuh gagang pintu, menekan tombol finger print, ternyata menimbulkan masalah. Ini sedang kami pikirkan bagaimana semua orang bisa beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Mengutip prediksi dari seorang ahli matematika, Ganjar menjelaskan, pemerintah sedang berupaya memberikan kontrol masyarakat secara tegas dan regulatif, demi melandaikan grafik.

Mulai banyak orang berkegiatan di luar rumah, seperti bersepeda atau nongkrong di ruang-ruang publik. Ganjar menyadari pentingnya tools yang tepat untuk mengontrol secara regulatif berbagai aktivitas masyarakat di era tatanan baru.

Baca juga: Pendekatan yang Harus Dipakai untuk Menuju Budaya Tatanan Baru