KAGAMA.CO, JEMBER – Bupati Jember Faida mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan guna merespon instruksi Presiden terkait pengembangan bandara Notohadinegoro Jember. Hal ini disampaikan Faida usai melakukan rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso terkait pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember belum lama ini.

“Respon dari pemerintah pusat sangat cepat lebih dari yang kita harapkan dan kita kira. Satu minggu setelah Presiden berkunjung langsung menindaklanjuti di lapangan. Dan respon ini akan kita imbangi, karena ini mimpinya masyarakat Jember. Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menteri Perhubungan yang membantu Jember dan kabupaten sekitarnya,” tutur  Faida.

Untuk pembebasan lahan Faida mengatakan pihaknya akan mengadakan rapat dan berkoordinasi dengan Kementerian terkait seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Kementerian BUMN.

“Besok kita akan adakan rapat dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang, ini juga respon cepat pemerintah pusat. Bahwa tanah untuk bandara ini adalah tanah PTPN XII, maka juga akan ada rapat bersama dengan Kementerian BUMN untuk pengalihan status lahannya. Semuanya sedang dirancang dan dalam minggu depan sudah ada detail penyelesaian,” jelas Faida.

“Yang jelas karena ini instruksi Presiden, semua akan menindaklanjuti instruksi beliau. Agar tanah ini segera bisa diselesaikan dan diserahkan kepada pemerintah pusat supaya APBN bisa dianggarkan untuk bandara ini,” tambah Faida.

Bupati Jember Faida (kiri) mengapresiasi Pemerintah Pusat lewat Menhub Budi Karya Sumadi yang merespon instruksi Presiden  Joko Widodo terkait pengembangan bandara Notohadinegoro Jember.
Bupati Jember Faida (kiri) mengapresiasi Pemerintah Pusat lewat Menhub Budi Karya Sumadi yang merespon dengan cepat instruksi Presiden Joko Widodo terkait pengembangan bandara Notohadinegoro Jember.