Brian Ingin Bangun Komunitas Basket di UGM

67

Baca juga: Tipe Pemimpin Organisasi yang Tidak Disukai Anggotanya

“Maka dari itu, kadang kita nggak dapat anggota baru yang sesuai harapan. Pertama, nggak aktif. Kedua, kadang nggak menolong timnya juga. Tapi ya nggak semua seperti itu,” pungkas alumnus SMA Kolese De Britto itu.

Brian bercerita, lebih parahnya ada juga anggota yang diterima lewat jalur PBU, tetapi sama sekali tidak pernah mengikuti latihan.

Pengurus lama sempat memberi surat peringatan.

Namun, saat ini upaya yang dilakukan adalah pendekatan secara personal.

Mahasiswa dari jalur PBU yang diharapkan oleh UKM Basket, sebetulnya tidak harus terlibat aktif di UKM.

Baca juga: Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Munas Kagama 2019

Menurut Brian, yang terpenting mereka aktif ikut latihan.

Kebersamaan, Rasa Memiliki dan Tanggung Jawab

Di samping hobi yang menjadi motivasinya, Brian merasakan kesan khusus ketika bergabung dengan UKM Basket.

Dikatakan olehnya, nilai-nilai kebersamaan, rasa tanggung jawab dan memiliki, merupakan hal-hal yang tak bisa ia dapatkan dari organisasi lain.

“Tim ini kan nggak cuma sendiri. Ya harus bareng-bareng, kalau nggak begitu ya nggak bisa kompak bermain. Kalau misal nggak ada yang semangat ya kita dekati secara personal. Nanti kan enak juga pas main di lapangannya. Bangun kebersamaan juga habis latihan, misalnya makan bareng atau apa,” ujarnya.

Berusaha Fokus pada Pengembangan UKM dan Membentuk Komunitas

Pada kepengurusan sebelumnya, UKM Basket hanya fokus pada urusan tim basket.

Baca juga: Munas Kagama Tempo Dulu, Pak Koes Terpilih Dua Kali Berturut-turut