Berikut Nama-nama Wisudawan Berprestasi Periode II 2018/2019

11
Wisuda UGM.(Foto: Humas UGM)
Wisuda UGM.(Foto: Humas UGM)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Upacara Wisuda Periode II Tahun Akademik 2018/2019 digelar pada Rabu (20/02/2019) di GSP. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono mewisuda sebanyak 1.507 wisudawan Program Sarjana dan Diploma.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.361 lulusan sarjana dan 146 lulusan diploma, termasuk 3 wisudawan program sarjana dari warga negara asing.

Kepada wisudawan, Panut mengingatkan tentang tantangan di era revolusi industri digital yang menyebabkan perubahan berbagai jenis pekerjaan dan adanya perubahan tuntutan kompetensi SDM yang diperlukan dunia kerja.

Oleh karena itu, kata Rektor, diperlukan kepekaan para lulusan perguruan tinggi akan perubahan dan peluang itu dengan melakukan hal-hal yang sifatnya inovatif.

“Kami selaku pendidik sadar betul akan tantangan ini karena itu UGM membekali anak didiknya dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan tantangan zaman yang berubah dengan sangat cepat,” katanya.

Wisudawan Berprestasi

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa masa studi rata-rata untuk lulusan sarjana adalah 4 tahun 7 bulan dengan waktu studi tersingkat diraih oleh Jonathan Evert Rayon dari Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Fisipol, yang lulus dalam waktu 3 tahun 1 bulan 14 hari.

Sementara masa studi rata-rata untuk program diploma adalah 3 tahun 8 bulan, dengan lulusan studi tersingkat diraih oleh Esha Minati dari Prodi D3 Pariwisata, Sekolah Vokasi, yang menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun 11 bulan.

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata untuk program sarjana adalah 3,34 dengan lulusan dengan predikat IPK tertinggi diraih oleh Alexandra Geradina Maretta dari Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, yang lulus dengan IPK 3,96.

“Sedangkan IPK rata-rata untuk program diploma adalah 3,12  dengan wisudawan yang meraih IPK tertinggi adalah Yunita Astara dari Prodi D3 Akuntansi, Sekolah Vokasi, yang lulus dengan IPK 3,87,” papar Rektor.

Rektor menambahkan, setiap lulusan UGM diharapkan selalu memiliki semangat gotong royong, peduli rakyat kecil dan memberikan perhatian pada mereka yang terpinggirkan dari kemajuan pembangunan.

“Saya berharap, kehadiran saudara nantinya di tengah masyarakat bisa sungguh-sungguh memberi arti, menawarkan solusi terhadap  setiap persoalan serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.(Humas UGM/TH)