Fasilitas baru tersebut ditujukan untuk melestarikan aneka satwa burung, dan diresmikan langsung oleh Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc. Wiratno merupakan salah satu alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1981.

Keberadaan Wanagama tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, atau pun wisatawan. Masyarakat sekitar rupanya juga merasakan manfaatnya.

Para siswa berpose di depan Dom Burung Wanagama Paksi.(Foto: Nabil)
Para siswa berpose di depan Dom Burung Wanagama Paksi.(Foto: Nabil)

Endi misalnya, pria Ngleri yang saat ini bekerja sebagai penyemai Pohon Jati di Hutan  Wanagama. Ia merasa lautan pohon yang ada di Wanagama memudahkannya dalam mencari kayu guna dijadikan bahan bakar memasak.

“Tentu pekerjaan ini mendatangkan manfaat berupa pemasukan, tapi di luar itu tentu masih ada manfaat lain seperti ketersedian kayu bakar dan pakan ternak bagi karyawan atau pun warga sekitar,” tutur Endi kepada Kagama, belum lama ini.