Begini Langkah Pertolongan Psikologis yang Bisa Diberikan Remaja kepada Temannya

180
Psikolog RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda lulusan UGM, Wahyu Nhira Utami mengatakan, PFA ini bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk pelajar SMA/SMK. Foto: Ist
Psikolog RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda lulusan UGM, Wahyu Nhira Utami mengatakan, PFA ini bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk pelajar SMA/SMK. Foto: Ist

KAGAMA.CO, SUMSEL – Tak hanya kesehatan fisik, kesehatan psikologis anak juga penting diperhatikan selama pandemi Covid-19.

Gangguan psikologis bisa menyerang anak kapan saja dan di mana saja.

Untuk itu, sangat dianjurkan agar orang-orang di sekitarnya mampu memberikan pertolongan pertama atau yang disebut dengan Psycological First Aid (PFA).

Psikolog RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Wahyu Nhira Utami mengatakan, PFA ini bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk pelajar SMA/SMK.

“Menenangkan teman yang baru saja kehilangan dompetnya, itu juga sudah termasuk pertolongan psikologis yang bisa dilakukan anak kepada temannya,” ujar alumnus Fakultas Psikologi UGM angkatan 2007 ini.

Baca juga: Gelar Pelatihan PFA, KAGAMA Sumsel Ingin Siswa Sekolah Tetap Ceria di Masa Pandemi

Dalam Pelatihan Physicological First Aid (PFA) yang digelar oleh KAGAMA Sumsel dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel secara daring, pada Sabtu (25/07/2020), Nhira mengajak para pelajar menjadi pendengar yang baik untuk temannya.

Apalagi jika ada teman yang salah satu anggota keluarganya terkena Covid-19.

Seorang atau beberapa orang di sekitarnya diharapkan mampu mendengar dan menghibur, agar siswa tersebut tak kesepian.

“Teman-teman bisa menyarankan siswa ini untuk video call dengan anggota keluarganya yang sedang sakit itu.”

“Jika siswa tersebut psikologisnya terganggu cukup parah, misalnya menangis terus, diam sekali, atau sangat gelisah, teman-temannya bisa bantu mencarikan psikolog yang bisa membantu menangani,” jelasnya.

Baca juga: Saran Dokter RSA UGM untuk Cegah Covid-19 yang Disebut Sudah Menyebar via Udara