Bedanya Menikah dengan Pacaran dan Tanpa Pacaran

91
Baca juga: Kisah Sukses Alumni UGM Tembus Tes CPNS, Belajar dari Media Sosial Hingga Doa Keluarga. Foto: cewekbanget.grid.id
Baca juga: Kisah Sukses Alumni UGM Tembus Tes CPNS, Belajar dari Media Sosial Hingga Doa Keluarga. Foto: cewekbanget.grid.id

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menikah merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan manusia.

Setiap orang mengalami fase tersebut, setidaknya sekali seumur hidup, ketika mereka telah beranjak dewasa.

Namun demikian, untuk mencapai fase tersebut ada banyak hal yang biasanya dilewati.

Salah satunya adalah fase yang kerap disebut sebagai pacaran.

Pacaran sering disebut sebagai fase perkenalan.

Tren tersebut terjadi kala memasuki abad ke-21.

Selain itu, kala memasuki tahun 2010-an, mulai berkembang metode baru untuk menemukan pasangan, yang dinamakan fase taaruf.

Baca juga: Wujudkan Cilacap Bebas Pasung, Ini Strateginya

Fase taaruf merupakan fase perkenalan yang biasanya menggunakan perantara.

Perantara yang dituju biasanya adalah seorang ustaz atau guru agama.

Taaruf tak bisa dikatakan sebagai pacaran, karena masing-masing pasangan tak bertemu sama sekali.

Dua pilihan tersebut kemudian memberi kepuasan yang berbeda bagi setiap orang yang menjalani hubungan pernikahan.

Perihal kepuasan pernikahan tersebut diteliti oleh Iis Ardhianita dan Budi Andayani dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Penelitian tersebut bertujuan untuk mencari perbedaan antara hubungan pernikahan dengan pacaran atau tidak pacaran ketika menjalani hubungan pernikahan.

Sebagai indikator penelitian, peneliti mengungkapkan kepuasan dalam pernikahan dipengaruhi oleh harapan pasangan itu sendiri terhadap pernikahannya.

Baca juga: Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Masih Tinggi, Mengapa?