KAGAMA.CO, BULAKSUMUR-Resiko rentannya infeksi malaria pada bayi yang lahir dari ibu pengidap malaria  tersebut disampaikan oleh peneliti Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Kesehatan masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM  Dr.dr.RR. Ratni Indrawati, Sp.A., saat mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka program doktor di FKKMK UGM, Rabu (21/3).

Ratni menyampaikan bahwa ibu hamil dan bayi merupakan populasi yang paling rentan mengalami kesakitan dan kematian akibat malaria secara signifikan. Hasil penelitian terdahulu melaoprkan adanya peningkatan kerentanan infeksi malaria pada bayi yang dilahirkan oleh ibu hamil yang menderita malaria. Namun penelitian lainnya tidak menemukan hubungan antara infeksi malaria pada ibu hamil dengan risiko malaria pada bayinya.

Oleh sebab itu dosen FKKMK UGM ini melakukan penelitian untuk mengetahui efek malaria maternal terhadap kerentanan infeksi malaria dan  prevalensi malaria submikroskopis  dibandingkan dengan mikroskopis pada ibu dan bayinya. Juga untuk mengethaui pertumbuhan dan perkembangan pada bayi selam satu tahun pertama kehidupan.