Bandara Sentani Segera Dikerjasamakan dengan AP I

16
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe melakukan rapat dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang ada di Provinsi Papua. Foto : Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe melakukan rapat dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang ada di Provinsi Papua. Foto : Kemenhub

KAGAMA.CO, JAYAPURA – Bandara Sentani di Jayapura, Papua dalam waktu dekat akan dikerjasamakan dengan PT Angkasa Pura (AP) I melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai melakukan rapat dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang ada di Provinsi Papua, Jumat (27/9/2019).

“Kami nyatakan di sini ada kerja sama KPBU dengan PT AP I untuk mengelola Bandara Sentani dan PT AP I akan mengeluarkan Rp550 miliar untuk landasan dengan perkerasan prasarana bandar udara atau Pavement Classification Number (PCN) yang tinggi agar semua jenis pesawat dapat mendarat di sini serta dilakukan juga pengembangan terminal,” ucap Menhub Budi Karya.

Menhub mengatakan, penandatanganan kerja sama akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang.

“Pengelolaannya mungkin bulan depan, nanti tanggal 14 Oktober 2019 kita akan tanda tangan kerjasama dengan PT AP I di Jakarta,” ungkap Menhub.

Selain mengembangkan Bandara Sentani, untuk kota Jayapura akan dibangun dermaga pelabuhan penyeberangan serta akan dihibahkan dua kapal penyeberangan yang akan dioperatori PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry.

Selain itu dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai pembangunan dan pengembangan sarana dan prasaraa transportasi yang ada di kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Papua.

Untuk Kabupaten Yakuhimo, Kementerian Perhubungan akan mengupayakan memperbanyak pergerakan pesawat berbadan di sana serta pembangunan dua bandar udara perintis.

Menhub berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asmat yang telah membangun sendiri landasan sepanjang 1600 Meter, sehingga Kemenhub bisa membangun fasilitas-fasilitas lain untuk mendukung kinerja Bandara.

“Untuk Kabupaten Yakuhimo kita akan mengupayakan banyak pergerakan pesawat berbadan lebar disana,” ucap Menhub Budi Karya.

Menhub juga mengatakan akan segera meresmikan terminal Bandara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dia mengatakan, tujuannya untuk melakukan kunjungan kerja ke Papua ini untuk memastikan anggaran tahun 2020 sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga menjadi tepat sasaran sebagaimana arahan Presiden.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Asmat Elisa Kambu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Bupati Pegunungan Bintang Costan Oktemka, Bupati Puncak Willem Wandik dan Bupati Yahukimo Abock Busup. (Kemenhub/Josep)