Bambang Purwono: Mahasiswa Nomor Satu!

388

Baca juga: Solusi untuk Pendidikan Vokasional di Indonesia

Setelah itu ia kembali fokus ke departemen dan menjabat sebagai Kepala Laboraturium Kimia Organik.

Sampai saat ini, Bambang berusaha fokus pada prodinya, karena sejak tahun 2016 ditunjuk sebagai Kaprodi S1 Kimia.

“Terus terang sudah jarang aktif di KAGAMA. Dulu sudah cukup lama ngurusi organisasi. Kini Saya ingin fokus ke prodi dan diri Saya sendiri. Dulu waktu jadi asisten hidup banyak diatur sama sekretaris. Sekarang sudah lumayan ada waktu untuk menulis buku dan publikasi. Sering ditanya juga ‘kapan ngajukan guru besar?’,” ungkap Bambang.

Kaprodi yang Berdedikasi Tinggi

Layaknya Kaprodi lain, Bambang ditantang untuk memastikan perkuliahan dan praktikum mahasiswa berjalan dengan baik.

Selain itu juga memastikan seluruh mahasiswa bisa lulus tepat waktu.

Baca juga: Kamenwagama: Mahasiswa Harus Punya Semangat Bela Negara

Dikatakan oleh Bambang, terakhir mahasiswa yang bisa menempuh masa studi selama empat tahun baru 30 persen.

Sebagai Kaprodi, Bambang merasa bertanggung jawab dengan perjalanan akademik mahasiswa.

Hal itu ditunjukkan dengan sikapnya yang tegas kepada dosen-dosen terkait pengumpulan nilai dan progres skripsi mahasiswa.

”Saya japri semua dosen supaya segera cepat mengumpulkan nilai. Kalau ada mahasiswa yang progres skripsinya lambat, Saya panggil dosen pembimbingnya. Mahasiswa lama juga Saya hubungi orang tuanya,” jelas dosen yang sudah mengabdi di UGM selama 32 tahun itu.

Bagi Bambang, menjadi dosen, terlebih lagi seorang Kaprodi, tidak hanya mengajar dan sibuk dengan urusan administrasi.

Baca juga: Menulis Jurnal Internasional untuk Ilmuwan ‘Jaman Now’