Awalnya Tidak Suka Kimia, Wulan Hardjosoediro Kini Bisnis Sabun

120
Bisnis sabun dan produk perawatan tubuh Wulan Hardjosoediro (kiri) berawal turun- temurun dan ketidaksukaannya dengan pelajaran kimia. Foto: Tsalis
Bisnis sabun dan produk perawatan tubuh Wulan Hardjosoediro (kiri) berawal turun- temurun dan ketidaksukaannya dengan pelajaran kimia. Foto: Tsalis

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sebagaimana ibu rumah tangga pada umumnya, Wulan Hardjosoediro memiliki tanggung jawab besar untuk membesarkan ketiga buah hatinya.

Sang anak, Deandra (kelas 5 SD), Damian (kelas 3 SD), dan Defrangga (2 tahun) membutuhkan sosok ibu kelahiran 1980 ini.

Mengurus anak dan bisnis tentu saja menguras energi bagi istri dari Amri Kusumawardana Sumodiningrat ini.

Walaupun begitu, Deandra dan Damian dititipkan kepada kakek-neneknya untuk bersekolah di Purwodadi.

Sementara Defrangga tetap berada dalam pelukan sang ibunda yang wira-wiri Jakarta-Jogja.

Mengurus anak dan bisnis tentu saja menguras energi.

Namun demikian, aura lelah nyaris tak tampak pada diri Wulan.

Baca juga: Bentuk Bumi Bulat atau Datar? Berikut Pernyataan Praktisi, Agamawan dan Akademisi

Dia seperti memiliki alasan kuat untuk tampil energik dan menjalani hari-hari dengan memesona.

Hidup dijalani Wulan dengan enjoy sebagaimana saat dia menjalani kuliah dulu di Arsitektur UGM (1999-2004).

“Saya happy-happy saja semasa kuliah. Arsitek kan kuliahnya santai sekali,  jadi ya senang,” tutur Wulan kepada KAGAMA beberapa waktu lalu.  

“Bahkan, Kami masih guyub dengan teman-teman satu angkatan. Bahkan, karena akrab, sampai sekarang Saya masih bertemu dengan teman-teman,” katanya.

Arsitek dan ‘Alergi’ Kimia

Ada dua alasan mengapa Wulan memutuskan untuk menimba ilmu di Arsitektur UGM.

Hal pertama adalah angan-angan menjadi insinyur bangunan sudah ada dalam benaknya sedari kecil.

Sedangkan hal yakni ‘alergi’ pada pelajaran kimia.

Baca juga: Perusahaan Rusia Raih Primaduta Award dari Pemerintah Indonesia