Apoteker Alumnus UGM Jelaskan Cara Bikin Hand Sanitizer dengan Takaran Tepat

622
Hand sanitizer dinilai Apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc., bisa menjadi solusi untuk mensterilkan tangan dari virus Corona yang menempel. Foto: Ist
Hand sanitizer dinilai Apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc., bisa menjadi solusi untuk mensterilkan tangan dari virus Corona yang menempel. Foto: Ist

KAGAMA.CO, SAMARINDA – Tangan merupakan organ tubuh yang sering digunakan untuk menyentuh, sehingga merupakan media penyebaran kuman, virus serta bakteri yang berbahaya.

Demikian seperti  dituturkan Apt. Eka Siswanto Syamsul, S.Farm, M.Sc, alumnus S2 Fakultas Farmasi UGM.

Menurut Eka, orang-orang tidak akan sadar setelah melakukan beberapa aktivitas dengan menggunakan tangan.

Itu seperti kita makan, minum, mengusap mata, menyentuh hidung atau mulut kita sendiri.

Padahal, kata dia, saat itulah virus dapat masuk ke tubuh manusia. Untuk itu, sering-sering membersihkan tangan perlu dilakukan.

Baca juga: Guru Besar Fakultas Farmasi UGM Jelaskan soal ACE2, Pintu Masuk Virus Corona Menginfeksi Tubuh

Salah satunya dengan hand sanitizer (selanjutnya ditulis HS). Hanya saja, pandemi Covid-19 di seluruh dunia menyebabkan hs jadi langka karena diburu banyak orang.

Pasalnya, ujar Eka, HS dinilai lebih praktis dipakai ketimbang harus cuci tangan.

“HS merupakan pembersih tangan yang memiliki kemampuan antimikroba (menghambat atau membunuh termasuk bakteri dan virus) terdapat dua HS yaitu berbentuk gel dan berbentuk spray,” tutur Eka kepada Kagama.

Kelangkaan HS di pasaran memang tidak bisa diatasi. Namun, hal itu tidak menjadi alasan seseorang enggan membersihkan tangannya jika tak menemukan air dan sabun.

Pasalnya, HS ternyata juga bisa dibuat sendiri untuk keperluan masing-masing.

Baca juga: Ramai Istilah Disinfektan dan Antiseptik, Begini Perbedaannya