Anwar Sanusi Jelaskan 3 Langkah Kemendesa PDTT untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

71

Baca juga: Kata Para Sahabat tentang Almarhumah Esti, Sesepuh KAGAMA Balikpapan yang Tegas dan Welas Asih

“Kita harus mengubah perilaku secara luas yang melibatkan komunitas untuk memasuki era adaptasi kehidupan baru,” ungkap pria kelahiran 51 tahun lalu itu.

Anwar salut kepada sebagian masyarakat desa yang sudah menerapkan perilaku sehari-harinya sesuai dengan protokol kesehatan.

Namun, tak berhenti di situ, penerapan protokol kesehatan di desa harus dipastikan bisa dijalankan dengan baik dan memberikan hasil yang efektif.

Salah satunya dengan membentuk program Indonesia Aman: Penggunaan Dana Desa untuk Desa Tanggap Covid-19.

Anwar menerangkan, tanggap berarti masyarakat desa memiliki ketangguhan dan tindakan preventif untuk menghindari penularan.

Baca juga: Filsafat UGM Membuat Widyasari Listyowulan Belajar untuk Tidak Menyerah

Misalnya dengan menyediakan tempat cuci tangan di ruang publik, penyemprotan disinfektan, membentuk relawan desa, membuat pos gerbang desa, mendirikan tempat isolasi, mendata para pemudik, dan sebagainya.

“Di samping itu, kita juga perlu memberi ruang bagi desa untuk berkreativitas, sehingga kami juga mengupayakan adanya dukungan dana,” tutur alumnus FISIPOL UGM ini.

Tak hanya aman, Anwar bersama menteri dan jajarannya juga mengupayakan masyarakat selamat dari kemiskinan melalui program Indonesia Berdaya.

Anwar berujar, perlu disiapkan program-program antisipasi kemiskinan di masa krisis, termasuk pandemi Covid-19 ini.

Salah satu programnya yaitu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Super Prioritas yang Jadi Fokus Dua Menteri KAGAMA