Anggi: Banyak Pengalaman yang Tidak Bisa Didapat Kalau Tidak Jadi Ketua PSM UGM

160

Baca juga: Kala Gelanggang Lengang

Ia memanfaatkan aplikasi Google Reminder dan menyiapkan notes khusus.

Pada aplikasi dan catatannya itu, Anggi setiap pagi membuat daftar kegiatan yang akan di lakukan hari itu beserta waktu pengerjaannya.

“Dan untuk ngerjain tugas, karena aku biasanya pulang malem jadi aku kerjain dini hari setelah istirahat sebentar. Atau kalau ada waktu luang, aku ke perpustakaan untuk nyelesaiin tugas-tugas atau laporan praktikum,” ujar Anggi.

Bergelut di UKM sama halnya bergelut di Gelanggang. Bagi Anggi, gelanggang memberikan pengalaman baru untuknya.

Baca juga: Ketua UKM Pencak Silat, Isfi: Gelanggang Tidak Pernah Tidur

Tak hanya dalam berorganisasi dan mengembangkan bakat, berkat Gelanggang Anggi punya banyak kenalan, baik itu mahasiswa, para staf di Rektorat, pegawai gelanggang, hingga satpam.

Selain itu, Anggi juga memiliki ikatan emosional dengan Gelanggang.

“Kalau udah masuk dalam lingkaran cah gelanggang, pasti ada hal ngangenin yang cuma bisa dirasakan sama anak-anak Gelanggang. Nggak tahu yang dikangenin itu apa, rasanya nyaman aja. Bingung Gelanggang tuh lebih dari kata romantis menurutku,” tutur Anggi.

Ia berharap semoga PSM terus berprestasi sesuai dengan jargonnya ‘Jaya-jaya Juara’.

Begitu juga untuk Gelanggang, Anggi menyampaikan harapan agar semua UKM bisa menyumbangkan prestasi untuk UGM lewat bidangnya masing-masing, serta lingkugannya semakin bersih dan rapi. (Kinanthi)

Baca juga: Plontjo dan Plontji dalam Penyambutan Mahasiswa Baru UGM Tahun 50-an