Amerika Latin, Catatan Perjalanan I

202
Gigih Mulyono, alumnus FEB UGM angkatan 1977 berbagi cerita perjalanannya yang mengesankan di Amerika Latin. Foto: Dok Pri
Gigih Mulyono, alumnus FEB UGM angkatan 1977 berbagi cerita perjalanannya yang mengesankan di Amerika Latin. Foto: Dok Pri

Oleh Gigih Mulyono Rusdi*

 

Keindahan terserak di mana mana, namun terkadang hati gelap dan risau tak mampu menemukan, merasakannya.

Ini adalah perjalanan terpanjang, terjauh dan terlama dari pelawatan tur yang pernah awak lakoni. Barangkali juga yang termahal. Dan paling menguras tenaga. Terutama ketika menjelajah Kota Cusco. Kota kuno suku Inca yang antik, indah dan magical di ketinggian 3400 meter di atas permukaan laut. Harus dibantu oksigen agar bisa tetap tegap melangkah.

Namun sepadan dengan apa yang dilihat, dirasakan dan dialami. Perjalanan Amerika Latin, destinasi non mainstream menjadi pengalaman langka mengesankan.

Sepanjang perjalanan disuguhi atraksi atraksi menarik yang berbeda. Dari pertunjukan carnaval seronok, lalu menikmati panorama alam liar nan elok. Mengunjungi situs peninggalan peninggalan kuil suku Inca. Tempat ritual magis pemujaan dan pengorbanan spiritual dulu kala.

Pertunjukan arnaval seronok. Foto: Dok Pri
Tarian Tango yang romantis dan dinamis di Buenos Aires. Foto: Dok Pri

Baca juga: KAGAMA Jabar Siap Gelar Jalur Sutra untuk Hubungkan UMKM dan Destinasi Wisata Jabar-Magelang

Menonton Samba Carnaval di kota Rio de Janeiro Brazilia yang semarak penuh warna. Berperahu, basah kuyup diguyur air terjun terlebar dan paling spektakuler di dunia. Air terjun Iguazu yang berada di perbatasan tiga negara, Brazilia Argentina dan Paraguay. Malam perpisahan menikmati tarian Tango romantis dinamis di Buenos Aires, ibukota Argentina. Ditarikan eksotis oleh senor dan senorita latin dengan kostum khas. Matapun tak terpicing.

Melihat tata kota dan model model bangunan berbeda di kota kota bersejarah, Sao Paolo, Rio de Janeiro, Lima, Cusco, Santiago, Buenos Aires.

Mengunjungi pula Machu Picchu, top destinasi negara Peru. Kota spiritual yang hilang. Terhampar di pegunungan tinggi. Machu Picchu yang berarti gunung tua. Komplek reruntuhan indah, megah dan magis. Cerminan dari kecerdasan, harapan juga ketakutan suku Inca masa lalu.

Perjalanan ini sebenarnya sudah dirancang berkali kali beberapa tahun lalu namun selalu batal. Akhirnya terealisir sekarang di awal tahun 2020. Tahun Akuntansi, keseimbangan Debit sama dengan Kredit. 20 – 20.

Air terjun Iguazu yang berada di perbatasan tiga negara, Brazilia Argentina dan Paraguay. Foto: Dok Pri
Air terjun Iguazu yang berada di perbatasan tiga negara, Brazilia Argentina dan Paraguay. Foto: Dok Pri

Baca juga: Kawruh Jiwa dari Ki Ageng Suryomentaram Bukanlah Ajaran Kelompok Kebatinan