Alumnus Psikologi UGM Ini Bilang: Kalau Kita Mau Segera Fokus, Minum Robusta Lebih Bagus

576
Dosen UKSW alumnus Psikologi UGM, Endro Kristanto, meyakini bahwa minum kopi bisa menjadi ritual mindfullness. Foto: Dok Pri
Dosen UKSW alumnus Psikologi UGM, Endro Kristanto, meyakini bahwa minum kopi bisa menjadi ritual mindfullness. Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, JOGJA – Dalam beberapa tahun belakangan, aktivitas minum kopi terlihat semakin populer di Indonesia.

Fenomena itu ditandai dengan menjamurnya kedai-kedai kopi di banyak tempat, bahkan sampai ke pelosok gang.

Di satu sisi, hal ini dianggap positif karena membuat orang Indonesia kian menghargai kualitas kopi nusantara.

Namun, di sisi lain, konsumsi kopi secara rutin memiliki manfaat bila ditinjau dari segi psikologi.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Endro Kristanto dalam acara Sharing Nyantai Sambil di Mana Aja yang diadakan Quantum Edukasindo Paradigma.

Baca juga: Kunci Keberhasilan Merawat Tanaman Pangan

Endro mengaku, minum kopi pada pagi hari bisa membangkitkan gairah dalam beraktivitas.

“Secara psikologis, jika mau lebih cepat fokus, minum robusta lebih cepat menstimulasi syaraf karena kandungan kafein lebih tinggi daripada arabika. ‘Energi pemantik’ dari robusta lebih besar. Kalau tidak, ya minum arabika yang di-blend (campur) robusta,” kata Endro.

“Apalagi jika kopinya fresh, bisa sebagai aroma terapi,” jelas alumnus Fakultas Psikologi UGM ini.

Endro melanjutkan, bila seseorang bisa mencermati aroma kopi yang diseduh, dia bisa mencapai titik mindfullness.

Dalam psikologi, istilah ini diartikan sebagai kesadaran penuh. Yakni momen ketika seseorang fokus dan menghayati apa pun yang sedang dilakukan, tanpa sebuah penilaian.

Baca juga: Resmi Dilantik Jadi Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Prof. Nizam Ingin Wujudkan 3 Kunci