KAGAMA.CO, JAKARTA – “Alumni UGM ditebar ke manapun hidup, alumni UGM di manapun selalu menginspirasi.” Pernyataan itu disampaikan Ketua Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar Pranowo, dalam kata sambutannya saat melantik kepengurusan Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (KAHGAMA) periode 2018-2023 di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Ganjar pun berharap dengan terbentuknya KAHGAMA, maka para alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dapat lebih aktif memberikan sumbangan pemikiran untuk kemajuan bangsa.

“PP KAGAMA punya forum diskusi Teras Kita, saya ingin para anggota KAHGAMA dapat menjadi narasumber dalam diskusi tersebut.”

“Selain itu, lewat KAHGAMA, alumni Fakultas Hukum UGM dapat lebih aktif berkontribusi pemikiran atau ide dalam masalah undang-undang atau hukum serta memberi masukan kepada Pemerintah,” papar Ganjar.

Menurut Ganjar, saat ini tinggal Fakultas Peternakan dan Fakultas Filsafat yang belum memiliki paguyuban keluarga alumni.

Sejauh ini, KAGAMA telah memiliki 34 pengurus daerah di 34 provinsi di Tanah Air. Hanya di Papua Barat dan Kalimantan Utara yang belum ada Pengda KAGAMA.

“Oleh karena mahasiswa di perguruan tinggi negeri mendapat subsidi dari negara, maka sudah sepantasnya, kita sebagai alumni UGM, membayar hutang itu kepada negara dengan kerja dan karya nyata bagi masyarakat. Saya juga ingatkan alumni untuk membantu para juniornya, para mahasiswa, yang melakukan praktek kerja lapangan,” paparnya.

Sementara Ketua Harian PP KAGAMA Budi Karya Sumadi dalam sambutannya berharap dengan kehadiran KAHGAMA akan ada banyak hal yang bisa diselesaikan, terutama menyangkut permasalahan hukum dan undang-undang di Indonesia.

“Saya juga mengapresiasi hubungan yang baik antara fakultas dengan alumni, alumni dengan masyarakat. Saya juga menghargai peran alumni muda yang membuat acara ini dapat berjalan sukses. Hal ini menunjukkan kaderisasi berjalan baik. Semoga kehadiran KAHGAMA membuat UGM dan KAGAMA makin bangga,” ucap Menteri Perhubungan itu.

Ketua PP KAGAMA Ganjar Pranowo melantik pengacara senior, Otto Hasibuan, sebagai ketua berserta jajaran pengurus KAHGAMA periode 2018-2023. Dengan pelantikan kepengurusan KAHGAMA ini juga menandai terbentuknya paguyuban alumni hukum UGM setelah 72 tahun Fakultas Hukum UGM berdiri.

“Saya bangga dan berterima kasih karena Ketua dan Ketua Harian PP KAGAMA berserta jajaran pengurus lainnya datang dalam acara ini. Kini tugas saya mesti karena menyatukan para alumni hukum UGM yang selama ini tercerai berai begitu lulus kuliah.”

“Oleh sebab itu saya banyak menarik kalangan muda menjadi pengurus sebagai dasar untuk mengembangkan KAHGAMA ke depan,” ujar Otto.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Prof. Dr. Sigit Riyanto dan para guru besar Fakultas Hukum UGM. (jos)