Alasan Pemuda Korea Selatan Makin Gemar dengan Operasi Plastik

62
Pusat Studi Wanita (PSW) UGM menggelar diskusi bulanan dengan menyinggung tren pemuda Korea Selatan. Foto: PSW
Pusat Studi Wanita (PSW) UGM menggelar diskusi bulanan dengan menyinggung tren pemuda Korea Selatan. Foto: PSW

KAGAMA.CO, BULAKSUMURHallyu alias The Korean Wave benar-benar mengubah citra Korea Selatan.

Fenomena yang dimulai pada 1990 itu menandai perkembangan pesat industri hiburan di Negeri Ginseng.

Bejibun karya berupa drama, film, musik, hingga fesyen mereka membuat muda-mudi di berbagai belahan negara menjadi gandrung.

Korsel pun kini disebut-sebut telah mengalahkan Jepang dan Tiongkok yang telah dulu mapan di industri hiburan.

Di sisi lain, kekuatan produk budaya Korea turut memengaruhi lahirnya standar dalam penampilan.

Baca juga: Obyek Wisata Indonesia Diminati Banyak Pengunjung Holiday World 2020

Masyarakat yang tidak terjun di dunia hiburan pun berbondong-bondong menginginkan bentuk tubuh sesempurna mungkin sebagaimana sang idola.

Hal ini terjadi di lingkup internal masyarakat Korsel.

Imbasnya, baik laki-laki maupun perempuan Korsel tak segan keluar masuk rumah sakit untuk menjalani operasi plastik.

Kepala Prodi D3 Bahasa Korea Sekolah Vokasi UGM, Supriadianto, S.S., M.A, turut mencermati tren ini.

Menurutnya, fenomena ini terjadi seiring semakin derasnya arus modernisasi yang dipengaruhi oleh pandangan Barat.

Baca juga: Cerita Lulusan Sastra Arab UGM yang Kuliah di 3 Tempat Gara-gara Sukai Sastra dan Seni