Aksi 2 Alumnus UGM Kumandangkan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza di Ketinggian 1.350 MDPL

436
Dua alumnus UGM memiliki cara yang unik dalam memopulerkan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Foto: Dok Pri
Dua alumnus UGM memiliki cara yang unik dalam memopulerkan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, BOGOR – Mungkin tak banyak tahu soal lirik lengkap lagu kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia Raya.

Pasalnya, lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan di berbagai agenda sebagian besar serupa dengan yang dibawakan pada upacara HUT RI 17 Agustus.

Lagu Indonesia Raya yang seperti itu dikenal dengan stanza I.

Padahal sang penulis, Wage Rudolf Supratman menulis lagu Indonesia Raya sepanjang tiga stanza.

Atas dasar inisiatif sendiri, dua alumnus UGM ingin mempopulerkan lagu kebangsaan Indonesia secara lengkap.

Dua alumnus UGM memiliki cara yang unik dalam memopulerkan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Foto: Dok Pri
Dua alumnus UGM memiliki cara yang unik dalam memopulerkan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza. Foto: Dok Pri

Baca juga: Obat Bahan Alam di Indonesia Melimpah, Tak Perlu Impor

Dua alumnus UGM itu adalah Latief Weha (Antropologi 1987) dan Gendon Soebandono (Arkeologi 1982).

Menariknya, mereka mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di atas ketinggian 1350 MDPL dengan terbang menggunakan paralayang.

“Sebenarnya keinginan untuk melakukan hal ini sudah sekitar 5 bulan lalu,” kata Latief kepada Kagama.

“Namun baru dapat terlaksana pada hari Selasa, 3 Maret 2020 lalu,” lanjut Civitas Ma’had Al-Zaytun, Indramayu ini.

Latief pun menceritakan awal mula aksinya bersama Gendon berhasil dilaksanakan.

Baca juga: Saat Kuliah, Ketua KAGAMA Sleman Ini Dicemburui Teman karena Rajin Baca Buku