Abiprayadi Imbau Wisudawan Membawa Nilai-nilai ke-UGM-an di Dunia Kerja

185
Jangan takut kehilangan jabatan kalau misalnya bos mengajak kita melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip dan integritas. Foto: Kinanthi
Jangan takut kehilangan jabatan kalau misalnya bos mengajak kita melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip dan integritas. Foto: Kinanthi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Meraih gelar master dan doktor tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Perjuangan dan berbagai tantangan di dalamnya tak mudah dihadapi.

Meskipun demikian, Ir. Abiprayadi Riyanto, M.B.A., salah satu alumnus Teknik Sipil UGM, mengimbau calon wisudawan untuk bersikap rendah hati.

Hal ini ia sampaikan dalam acara Pembekalan Wisuda Pascasarjana dan Doktor Periode IV Tahun Akademik 2018/2019 di Auditorium GSP UGM, Selasa (23/7/2019).

Disampaikan oleh Abi, sifat sombong seringkali sulit dihindari, karena masyarakat umum juga mengamini sifat tersebut.

Abi mencontohkan sifat sombong kerap muncul ketika kita menghadapi sesuatu yang sepele.

Baca juga: Tujuh Tempat Favorit Berfoto Para Wisudawan

Misalnya dalam dunia kerja, kita merasa lebih baik dibandingkan rekan atau merasa diri sendiri lebih religius dibandingkan orang lain yang tidak beribadah.

“Ingatlah apa yang telah berhasil kita capai tidak semata-mata karena diri sendiri. Kita juga berhasil karena bantuan dari pihak lain. Sesuatu yang kita dapatkan ada campur tangan dari Tuhan,” jelas alumnus UGM angkatan 1977 itu.

Selain sikap rendah hati, penting bagi alumni untuk membawa value UGM ketika sudah terjun ke dunia kerja, yakni integritas, profesionalitas, obyektif, adil, dan berjiwa sosial.

Abi mengimbau alumni agar tidak merasa takut bila dunia kerja tak sejalan dengan prinsip diri.

“Jangan takut kehilangan jabatan kalau misalnya bos mengajak kita melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip dan integritas,” pungkas pria yang menjabat sebagai Chief Representative Officer di Societe Generale itu.

Baca juga: Gigih Prakoso Ajak Wisudawan Berkontribusi dalam Bisnis Gas