30 Tahun Terjun di Dunia Pariwisata, Agus Rochiyardi Mengaku Mendapat Pelajaran Penting dari UGM

333

Baca juga: Saran Dokter RSA UGM untuk Cegah Covid-19 yang Disebut Sudah Menyebar via Udara

Kedua, Dr. S.M. Issoegianti, yang menurut Agus merupakan dosen histologi yang konsisten dan profesional di bidangnya.

Selepas kuliah, Agus sempat belajar dan mengajar di lembaga kursus bahasa Inggris.

Lantas, Agus benar-benar memulai petualangan kariernya dengan mengadu nasib ke Jakarta pada 1990.

Di kota metropolitan, sosok kelahiran 1961 ini diterima kerja di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Awalnya, Agus ditempatkan di Gelanggang Samudra untuk mengurus ikan lumba-lumba yang biasa ditampilkan saat atraksi sirkus di Ancol.

Baca juga: Ilmu dari Filsafat UGM Membuat Irma Hidayana Memanen Manfaat Sepanjang Hayat

“Kemudian saya mengalami rotasi dan promosi sampai jadi corporate secretary dan Wakil Direktur,” kata Agus.

Beberapa posisi yang diemban Agus selama bekerja di perusahaan wahana wisata itu memang sudah menyeberang dari latar belakangnya sebagai lulusan Biologi.

Seperti Manager of Taman Impian Jaya Ancol (1996-1999), Operation Manager of Dunia Fantasi (2003-2004), hingga General Manager of Subsidiary (2007-2009).

Karena itu, untuk memperkuat kompetensinya, Agus kembali berkuliah. Yakni di STIE IPWI Jakarta (Magister Manajemen, lulus 1996), dan Universitas Negeri Jakarta (S3 Manajemen SDM, lulus 2013).

Kebersamaan Agus bersama Ancol pun berakhir pada 2013. Kala itu, posisi terakhir pria yang berulang tahun setiap 28 Agustus ini adalah Head of Development Recreation Business Networking (2012-2013).

Baca juga: Kejujuran dan Idealisme adalah Prinsip Ani Setyopratiwi dalam Berbisnis VCO