Hal Penting yang Harus Dilakukan Petani Agar Efektif Mengendalikan Hama Tanaman

85
Pengendalian hama yang dilakukan dalam satu petak sawah dinilai kurang efektif. Foto: Ist
Pengendalian hama yang dilakukan dalam satu petak sawah dinilai kurang efektif. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pengendalian hama yang dilakukan dalam satu petak sawah dinilai kurang efektif.

Demikian disampaikan Dekan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Jamhari, S.P., M.P.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Bincang Desa seri ke-29 yang digelar oleh Desa Apps pada Minggu (19/9/2021).

Webinar ini bertajuk “Pengelolaan Hama Terpadu Lanskap dalam Penggabungan Lahan Kelompok Tani”.

Baca juga: Peringati Hari Telur Dunia, KAGAMA Sumsel Bagikan Telur 2.28 Ton kepada Anak-Anak Sekolah

Menurut Jamhari, pengendalian hama akan lebih efektif jika dilakukan dengan menggunakan konsep lanskap.

“Diharapkan petani dapat saling bekerja sama dalam satu kawasan untuk mengendalikan hama lewat konsep PHT,” imbuhnya.

PHT adalah Pengendalian Hama Terpadu. Menurut Jamhari, peningkatan partisipasi anggota di setiap kelompok tani menjadi salah satu kunci keberhasilan PHT.

Konsolidasi penataan ulang lahan pertanian sangat perlu dilakukan, agar akses infrastruktur irigasi dan jalan untuk produksi pertanian lancar.

Baca juga: Sang Pengagas Ekonomi Pancasila Berasal dari Kampus Kerakyatan