Tanaman Kayu Putih Bisa untuk Reboisasi Hutan dan Menghasilkan Uang

52
Dosen Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta,M.P., M.Sc. Ph.D bersama tim dari Wanagama mendidik masyarakat sekitar untuk menanam tanaman kayu putih, meskipun kondisi tanahnya marginal. Foto: Ist
Dosen Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta,M.P., M.Sc. Ph.D bersama tim dari Wanagama mendidik masyarakat sekitar untuk menanam tanaman kayu putih, meskipun kondisi tanahnya marginal. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Dosen Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta,M.P., M.Sc. Ph.D bersama tim dari Wanagama mendidik masyarakat sekitar untuk menanam tanaman kayu putih, meskipun kondisi tanahnya marginal.

Harapannya masyarakat dapat mencetak uang dari budidaya tanaman kayu putih.

Demikian Sigit sampaikan dalam Bincang Desa seri ke #28, yang digelar Desa Apps pada Sabtu (28/8/2021).

“Tim juga memperkenalkan teknologi yang sederhana kepada masyarakat, agar dapat mengolah daun kayu putih dan rantingnya untuk menjadi minyak kayu putih,” jelasnya.

Menurut Sigit, kebutuhan nasional akan minyak kayu putih sangatlah tinggi, sedangkan produksinya masih rendah.

Baca juga: KAGAMA Aceh Siapkan Rumah Singgah untuk Penderita Bibir Sumbing

Sehingga masih sangat potensial untuk mengembangkan budidaya tanaman kayu putih dan produksi minyak kayu putih.

Sementara itu, Martsiano Wija Dirgantara dari Rumah Atsiri Indonesia menjelaskan, tanaman kayu putih termasuk yang tahan kekeringan.

“Selain itu tahan kebakaran juga, misalnya terjadi kebakaran, maka tanaman tersebut mudah untuk trubus lagi.”

“Tanah bekas tambang juga bisa ditanami kayu putih, hal ini sangat membantu progran reboisasi atau reklamasi hutan,” ujarnya.

Martsiano menambahkan, teknologi budidaya tanaman kayu yang perlu dipelajari adalah IoT Forest Control, Mekanisasi Pertanian, IoT Sistem Irigasi, Intensifikasi Perbanyakan dan Pemuliaan. (Th)

Baca juga: Cerita Perupa Alumnus Filsafat UGM, Lukisannya Dibeli Menteri BUMN Erick Thohir Rp50 Juta