Maxi Consulting Dampingi Program Literasi Digital untuk Para Pelaku UMKM Perempuan di Jateng-DIY

98
Lembaga inkubator bisnis kepunyaan alumnus UGM dampingi program literasi digital untuk para pelaku UMKM perempuan di Jateng-DIY. Foto: Ist
Lembaga inkubator bisnis kepunyaan alumnus UGM dampingi program literasi digital untuk para pelaku UMKM perempuan di Jateng-DIY. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Program #IbuBerbagiBijak bakal kembali diluncurkan pada tahun ini.

Program yang diadakan oleh Visa, salah satu platform pembayaran digital sejak tahun 2017 itu sempat terhenti akibat pandemi.

Sejak awal diluncurkan, program ini bertujuan memberdayakan perempuan agar memiliki pemahaman manajemen keuangan dengan baik dan meraih kebebasan finansial.

Program ini telah membentu lebih dari ratusan ribu perempuan dan pelaku UMKM perempuan di Indonesia.

Program ini juga telah mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Dirut RSUP Prof. Kandou Apresiasi KAGAMA Manado dan Komunitas Jurnalis Penyintas Sulut Bantu Penangan Covid-19

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia merasa senang dan bangga dapat terus memberikan kontribusi dalam mendukung mata pencaharian para pelaku UMKM di masa-masa sulit ini melalui kampanye #IbuBerbagiBijak.

“Kami menyaksikan semakin banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya manajemen keuangan yang lebih baik dan perlunya mendorong UMKM agar mampu go digital di era new normal ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Tahun ini, program #IbuBerbagiBijak menggandeng Maxi Consulting, lembaga inkubator bisnis kepunyaan alumnus UGM, Ardhi Setyo Putranto.

Alumnus Fakultas Teknologi Pertanian UGM angkatan 2010 itu dipercaya untuk melakukan workshop dan pendampingan #IbuBerbagiBijak.

Tujuannya adalah untuk memberdayakan pelaku UMKM perempuan agar usaha mereka dapat bertahan dan bertumbuh secara jangka panjang.

Baca juga: Fakultas Psikologi dan Alumni Luncurkan Tenang Lapang, Layanan Konseling Gratis Seputar Covid-19