KEK Kendal Disebut Jadi Role Model Pengembangan KEK di Indonesia

78
PT Kawasan Industri Kendal (KIK) terus mempercepat pertumbuhan investasi di kawasan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Foto: Ist
PT Kawasan Industri Kendal (KIK) terus mempercepat pertumbuhan investasi di kawasan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – PT Kawasan Industri Kendal (KIK) terus mempercepat pertumbuhan investasi di kawasan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT KIK, Didik Purbadi kepada Kagama, belum lama ini.

Alumnus Perencanaan Pengembangan Wilayah UGM itu berujar, pihaknya terus mengakselarasi KEK Kendal sebagai Proyek Strategis Nasional yang memiliki ultimate facility dan incentive di Indonesia.

“Hingga saat ini sudah ada 70 perusahaan yang telah menanamkan modal di KEK Kendal.”

“Investor tersebut berasal dari berbagai negara diantaranya Taiwan, Cina, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Malaysia, Singapura dan Indonesia, termasuk dari Eropa dan Amerika yang akan segera bergabung dalam waktu dekat,” ujarnya.

Baca juga: Dirut RSUP Prof. Kandou Apresiasi KAGAMA Manado dan Komunitas Jurnalis Penyintas Sulut Bantu Penangan Covid-19

Selanjutnya, kata Didik, sebentar lagi bergabung MNCs dari Eropa dan Amerika. Jadi, separuh lebih perusahaan dari luar negeri atau dominan PMA.

Sudah sebanyak 20 perusahaan yang telah beroperasi, lalu yang konstruksi sudah 11 perusahaan, dan dimungkinkan tambah 5 lagi jadi 16.

“Jadi kalau ditotal jadi 36, sudah separuhnya lebih sampai akhir tahun ini,” imbuhnya.

Didik menjelaskan, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), perusahaan pimpinannya diberi target oleh Pemerintah agar mendapat investasi sebesar Rp70 trilun.

Kata Didik, hingga saat ini, target tersebut berangsur telah tercapai sebanyak Rp19 triliun.

Baca juga: Fakultas Psikologi dan Alumni Luncurkan Tenang Lapang, Layanan Konseling Gratis Seputar Covid-19