Aktif adalah Senjata Rivan Purwantono dalam Mengubah Takdir

253
President Director Bank KB Bukopin, Rivan Achmad Purwantono, mengisahkan satu babak dalam hidupnya yang menunjukkan bahwa menjadi orang yang aktif itu penting. Foto: Beritasatu
President Director Bank KB Bukopin, Rivan Achmad Purwantono, mengisahkan satu babak dalam hidupnya yang menunjukkan bahwa menjadi orang yang aktif itu penting. Foto: Beritasatu

KAGAMA.CO, JAKARTA – Takdir memang tak selalu berpatokan pada apa yang dipupuk pada masa lalu.

Asalkan ada upaya, takdir bisa berubah kapan saja dalam sekejap mata.

Bisa jadi takdir adalah titik temu antara aksi dan momentum yang tidak datang dua kali.

Hal ini sebagaimana yang dialami Rivan Achmad Purwantono.

Pria asal Kudus ini tak punya latar belakang perbankan. Gelar sarjana diraihnya dari Fakultas Filsafat UGM, sedangkan titel magister hukum didapatnya dari Universitas Pelita Harapan.

Meski begitu, ia kini dipercaya jadi President Director Bank KB Bukopin.

Cerita bagaimana Rivan masuk ke dunia perbankan terungkap saat Kagama menemuinya belum lama ini.

Baca juga: Tangan Dingin Rivan Purwantono Bantu Bank KB Bukopin dari Ancaman Tutup

Dalam sebuah interviu kerja pada 1991, Rivan ditanyai pertanyaan simpel oleh pewawancara.

“Van kamu di Filsafat suka baca nggak ya?” tanya pewawancara kepada Rivan.

Rivan menjawab, “Suka Pak. Tapi jujur buku yang saya baca, selalu yang saya minati.”

“Ya semua gitu,” sahut pewawancara, pendek.

“Takutnya Bapak tanya dan saya nggak tahu kan gitu aja,” balas Rivan.

“Kamu pernah baca bukunya siapa aja Van yang filsuf?” tanya pewawancara lagi.

Kepada Kagama, Rivan bilang bahwa di Indonesia tidak ada filsuf, yang banyak adalah ilmuwan.

Baca juga: Ramadhan Berbagi ala Kagama Balikpapan