Public Speaking Nggak Cuma Perkara Orang Bisa Ngomong Panjang Lebar

326

Baca juga: KAGAMA Manado Bagikan Masker dan Hand Sanitizer ke Awak Media

“Meskipun, harus kita akui makin banyak orang yang seperti itu,” tandasnya.

Menurut Putri, public speaker yang baik adalah ketika orang tersebut berbicara sesuai porsinya.

Orang tersebut, lanjut Putri, hanya berbicara tentang apa yang dia ketahui.

“Dan dia tidak mau mengomentari apa yang tidak dia ketahui. Jadi nggak genit, nggak ingin mengomentari urusan orang.”

“Kalaupun misalnya ditanya sama wartawan atau orang lain tentang apa yang tidak diketahui, jangan terpancing untuk menjawabnya. Karena itu di luar kemampuan anda,” ujarnya.

Baca juga: I Wayan Gunawan Didapuk sebagai Ketua KAGAMA UK

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum II PP Kagama, Anwar Sanusi, mengapresiasi antusiasme para peserta.

Dalam sambutannya, alumnus FISIPOL UGM itu berujar, model webinar dengan pembicara tunggal seperti ini kiranya lebih menarik.

Pasalnya, para peserta bisa lebih leluasa mengeksplorasi lebih dalam terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Saya juga mengapresiasi Kagama yang memiliki gudang ilmu yang tidak pernah kering untuk kita gali.”

“Berbagai isu-isu publik, isu sosial, isu kemasyarakatan, isu yang terkait dengan apa pun, bisa kita kemas untuk kita diskusikan.”

“Inilah yang menurut saya menjadi kekuatan kita, menjadi semacam pilar penyangga kenapa UGM ini menjadi oase pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan RI ini. (Th)

Baca juga: Cerita Gede Mantrayasa, Bangun Kebun Berdaya sebagai Sumber Pangan dan Ruang Kreatif Masyarakat