Cerita Gede Mantrayasa, Bangun Kebun Berdaya sebagai Sumber Pangan dan Ruang Kreatif Masyarakat

238

Baca juga: Tata Kelola Sistem Produksi Pangan Kunci Wujudkan Jargon ‘Forest For Food’

Berkat kerja sama yang dibangun bersama KAGAMA, pemerintah setempat, komunitas, dan stakeholder, Gede bersama warga berhasil mengembangkan kebun ini.

Gede bersama warga kemudian mengembangkan kebun lagi dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di Tonja yang tidak terawat. Sebagian lahan kebun ini tadinya merupakan tempat pembuangan sampah.

“Dalam proses penanaman, kami dibantu oleh beberapa komunitas yang menyumbangkan bibit tanaman. Lalu kami lakukan penyemaian bersama-sama sambil belajar.”

“Kami berharap juga hasil panen bisa semakin banyak, sehingga bisa dibagikan banyak orang. Untuk itu, kami membuka donasi planter bag dan akhirnya kami mendapatkan bantuan sebanyak 1000 buah,” ungkapnya.

Planter bag ini, kata Gede, ditanami jenis-jenis tanaman yang menjadi kebutuhan utama warga seperti sayur-sayuran, empon-empon, dan bumbu dapur.

Baca juga: Kisah Alumnus Gizi dan Kesehatan UGM Berkarier di NGO, Dituntut Lincah dan Multitasking

Planter bag yang sudah diisi ini kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar. Harapannya planter bag tersebut bisa dikembangkan sendiri oleh warga, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

“Kebun yang dikembangkan ini dimanfaatkan pula oleh anak-anak sebagai tempat rekreasi, sekaligus ruang kreatif bagi komunitas. Mereka kerap menggelar acara pemutaran film, talkshow, edukasi urban farming.”

“Setelah bercocok tanam, kami ajak juga warga untuk mengelola sampah. Dari sini terbentuk kelompok pengelola dengan organisasi yang sudah terstruktur.”

“Kebun berdaya tidak hanya mendorong warga untuk menanam, tetapi juga memunculkan rasa kebersamaan. Bahkan, mereka berinisiatif mengaspal jalan menuju kebun, demi kelancaran produktivitas. Selain itu, juga memunculkan kolaborasi,” tutur Owner Gede Duta Visual ini.

Gede mengungkapkan, Kebun Berdaya saat ini menjadi hub bagi pemuda untuk beraktivitas dan ruang edukasi.

Untuk menjaga keberlanjutan Kebun Berdaya, Gede akan mengembangkannya menjadi usaha urban farming jika kebutuhan pangan warga sudah terpenuhi.

Dia berharap Kebun Berdaya dapat mendukung kedaulatan pangan. (Kn/-Th)

Baca juga: Ade Siti Barokah Bercerita soal Problem yang Dihadapinya saat Dampingi Kelompok Marjinal