Makanan yang Baik Dikonsumsi agar Jantung Tetap Sehat di Masa Pandemi

695

Baca juga: Bupati Willem Wandik Yakin Masyarakat Puncak Makin Sejahtera Berkat Jembatan Sinak

Adapun ahli Gizi RSA UGM, Okta Haksaica Sulistiyo, S.Gz. menyarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan tinggi.

Makanan dengan antioksidan akan menurunkan stres oksidatif, risiko hipertensi, dan penyakit jantung lainnya.

Selain makanan dengan antioksidan tinggi, Okta menganjurkan konsumsi makanan rendah natrium (pengolahannya sederhana), kacang-kacangan, biji-bijian, buah, dan sayuran.

“Serta sumber protein seperti ikan dan seafood. Kurangi juga konsumsi daging merah tanpa lemak,” tutur Okta.

Alumnus Ilmu Gizi UGM angkatan 2006 ini juga memberi rekomendasi beberapa diet sebagai langkah preventif penyakit kardiovaskuler.

Baca juga: Bangun Pusat Pelatihan Agribisnis, Bupati Petrus Kasihiw Siap Buat Teluk Bintuni Jadi Sentra Kopi

Hal itu yakni diet rendah lemak, diet rendah karbohidrat, diet Mediterranean, dan dietary approaches to stop hypertension (DASH).

“Paling disarankan adalah DASH dan diet Mediterranean karena keduanya adalah vaskuler protektif,” ucap Okta.

Untuk diketahui, diet Mediterranean adalah diet yang merujuk pada pola makan tradisional orang-orang Mediterania tempo dulu.

Orang-orang Mediterania yakni mereka yang tinggal di sekitar Laut Mediterania, seperti Yunani, Italia, dan Spanyol.

Mereka biasa mengonsumsi makanan segar, musiman, dan dari daerah setempat (lokal).

Baca juga: ‘Murtad’ dari Ilmu Komputer, Pemuda Ini Rasakan Perubahan Softskill Berkat Magister Manajemen UGM