Falsafah Hidup Mengalir adalah Kunci Dedy Permadi Jadi Staf Khusus Kementerian Kominfo

7779

Baca juga: Pakar Silvikultur UGM: Pinus Merkusii Bernilai Ekonomi Tinggi

Malah, dua pekerjaan pertama yang didaftar Dedy adalah guru TK dan marketing perusahaan retail.

Singkat cerita, dia melanjutkan S2 di kampus yang sama, lalu lulus dan mengajar.

Pada 2012, Dedy berkesempatan menempuh pendidikan S3 National University of Singapore.

Sepulangnya dari sana, tawaran bergabung dengan Kementerian Kominfo datang.

“Setelah selesai kuliah, saya pulang pada 2016. Kebetulan disertasi saya terkait dengan digital. Mulai dari situ, saya masuk ke bidang digital, smart city, dan lain-lain,” kata Dedy.

Baca juga: Dirjen Wikan Sakarinto Mengapresiasi Kerja Sama Jawa Tengah dengan Kawasan Industri Kendal

“Saya sempat mengajar sekitar satu tahun. Kemudian setelah berdiskusi dengan teman-teman, saya mendengar ada kebutuhan mendesak untuk Indonesia agar bisa terliterasi secara digital.”

“Sebab, kemunculan internet tidak bisa dihindari dari keseharian kita. Namun, teman-teman kita yang intensif menggunakan internet perlu dibantu menggunakan internet secara bijak dan positif,” jelasnya.

Dari situ akhirnya Dedy bergabung dengan Kementerian Kominfo dan membentuk Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).

“Hidup mengalir saja. Di mana pun itu, yang penting adalah karya kita,” tutur Dedy.

Dedy mengatakan, lulusan HI punya banyak modal untuk terlibat jauh dalam dunia literasi digital.

Baca juga: Ganjar Pranowo Dukung SDM Siap Kerja di Kawasan Industri Kendal