Proposal 10 Lembar yang Mengantarkan Ketua KAGAMA Pertanian Miliki 23 Perusahaan

2033
Ketua KAGAMA Pertanian, Ir. Y.N. Hari Hardono menceritakan petualangan wirausahanya hingga menjadi CEO Saraswanti Group. Foto: SWA
Ketua KAGAMA Pertanian, Ir. Y.N. Hari Hardono menceritakan petualangan wirausahanya hingga menjadi CEO Saraswanti Group. Foto: SWA

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Bayangan untuk memiliki usaha tidak pernah ada dalam benak Ir. Y.N. Hari Hardono.

Sejak lulus dari Fakultas Pertanian UGM pada 1987, yang dipikirkan Hari hanyalah cari kerja dan cari kerja.

Sebuah perusahaan keluarga kecil di Jawa Timur kemudian dipilihnya sebagai pijakan pertama.

Perusahaan itu bergerak di pertanian dengan memproduksi pupuk.

Sekali waktu, Hari melewati sebuah jalan di Pondok Indah, Jakarta.

Baca juga: Bupati Gabriel Asem Siap Jadikan Hutan Adat Kabupaten Tambrauw sebagai Destinasi Birdwatching

Ketua KAGAMA Pertanian ini berpikir bahwa dia sudah banting tulang bekerja 24 jam dalam 11 tahun terakhir.

Namun, untuk membeli rumah tipe 70 saja susah sekali.

Posisi Hari di perusahaan itu juga sudah mentok di bawah si pemilik, yakni general manager.

Bapak tiga orang anak ini pun akhirnya memberanikan diri keluar dari pekerjaannya, dan membangun usaha nyaris tanpa modal di tengah krisis 1998.

Usaha yang hendak didirikan sosok kelahiran 17 Juni 1963 itu tidak jauh berbeda dari tempat kerjanya dulu.

Baca juga: Kata Profesor Iin Handayani, Pertanyaan ‘Mau Jadi Apa’ Sudah Tak Cocok Lagi untuk Generasi Z