Ketua KAGAMA Batang Ini Pernah Jadi Saksi Patah Hati Teman KKN

1182
Ketua KAGAMA Batang, Abu Huraeroh, membabar kisah lucu yang dia alami saat KKN. Foto: Dok Pri
Ketua KAGAMA Batang, Abu Huraeroh, membabar kisah lucu yang dia alami saat KKN. Foto: Dok Pri

KAGAMA.CO, BATANG – Menyenangkan dan merakyat. Dua kesan tersebut muncul dari Ketua KAGAMA Batang, Abu Huraeroh, S.E, MSE. saat ditanya tentang almamaternya.

Ada perasaan bangga saat Abu mengingat perjalanannya di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang dimulai sejak 1998.

“Saya pernah kuliah di tiga kampus berbeda. Dan yang membuat saya bangga justru karena pernah menjadi mahasiswa UGM,” ucap Abu saat dihubungi Kagama, belum lama ini.

Saat pindah kuliah di Kampus Kerakyatan itulah, dia turut menjadi saksi peristiwa reformasi 1998.

Beruntungnya, kondisnya kala itu menurut Abu sudah lebih aman.

“Yang kacau adalah ketika setahun sebelumnya saya masih kuliah di Surakarta. Betul-betul kacau balau. Ada bakar-bakaran, dan suasana sangat mencekam,” tuturnya.

Abu menjabat sebagai Ketua KAGAMA Batang sejak 2018. Foto: Ist
Abu menjabat sebagai Ketua KAGAMA Batang sejak 2018. Foto: Ist

Baca juga: Bantuan APD dari KAGAMA Jadi Spirit bagi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Muna

Saksi Patah Hati Teman KKN

Kesan menyenangkan dan merakyat juga Abu alami saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Bersama teman satu tim, Abu KKN di Desa Candimulyo, Kabupaten Magelang pada 2001.

Saat itulah dia mengaplikasikan ilmu dengan terjun di masyarakat secara langsung.

Selain itu, ada cerita lucu semasa KKN yang masih dia ingat sampai sekarang.

Kala itu, Abu dan tujuh temannya tinggal di rumah kepala desa Candimulyo.

“Salah satu teman kami dari Fakultas Pertanian ternyata jatuh cinta ke teman wanita dari Fakultas Kedokteran Gigi,” tuturnya, membuka cerita.

Abu memendam tawanya saat melihat temannya itu berinteraksi dengan sosok yang dia taksir.

Baca juga: Selama Ramadan, KAGAMA Batang Gelar Aksi Sosial Setiap Hari