Bukti Kepedulian KAGAMA Bontang kepada Masyarakat Terdampak Wabah Corona

162

Baca juga: Jebolan Hukum UGM Resmi Jadi Ketua Dewan Pengawas Perum Perumnas

“Juga asisten rumah tangga yang berkurang pendapatan, dan sebagainya,” jelas alumnus Fakultas Geografi angkatan 1998 ini.

Fakhrie menambahkan ada 16 pihak yang menjadi target dalam pelaksanaan Program BAKSO KAGAMA Bontang tahap pertama.

Yakni guru PAUD/SMP/SMA swasta (55 orang), penjual kantin/warung (6), ibu rumah tangga (5), tukang cuci/gosok pakaian (5), dan tenaga honor/kontrak (5).

Kemudian, ojek pangkalan (4), tukang kayu/bangunan (4), janda tua (4), buruh harian (3 ), imam masjid (2), difabel (2 ) serta nelayan (1 ).

Selanjutnya, pembantu rumah tangga (1), duda tua (1), loper koran (1), dan penjaga empang (1).Adapun paket sembako meliputi beras minyak goreng, telur, gula, mi instan, dan sebagainya. Tiap paket memiliki nominal senilai Rp150 ribu.

Penyerahan bantuan kepada tukang ojek. Foto: KAGAMA Bontang
Penyerahan bantuan kepada tukang ojek. Foto: KAGAMA Bontang

Baca juga: Aksi Nyata KAGAMA Balikpapan Selama Ramadan untuk Warga Terdampak Covid-19

KAGAMA Bontang memang memiliki tekad besar dalam membantu penanganan wabah corona.

Sebelumnya, berbagai upaya telah mereka lakukan. Yakni menyalurkan bantuan APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis kepada rumah sakit dan Puskesmas sekitar.

Selain itu, KAGAMA Bontang juga telah membagikan masker cuma cuma kepada masyarakat.

Adapun Program Bakso terlaksana berkat penggalangan dana dari anggota dan berbagai pihak.

Fakhrie mengatakan, kesempatan berbagi kebahagiaan melalui BAKSO KAGAMA Bontang masih terbuka lebar.

Sebab, kegiatan ini akan dilaksanakan sepanjang masa pandemi Covid-19 di Kota Bontang.

Sumbangan bisa dikirimkan ke Rek. Bank Mandiri No. 1480015137055 an. KAGAMA Bontang.

Setelah melakukan transfer mohon konfirmasi lewat WhatsApp kepada Adi Nurrachman (0812 5454 6161). (Ts/-Th)

Baca juga: KAGAMA Blora Sumbang Masker dan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19