Kementerian PUPR Kembangkan Kereta MCK untuk Tingkatkan Budaya Hidup Bersih Masyarakat

90
Kereta MCK ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah, yang belum memiliki fasilitas sanitasi secara layak. Foto: Kementerian PUPR
Kereta MCK ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah, yang belum memiliki fasilitas sanitasi secara layak. Foto: Kementerian PUPR

KAGAMA.CO, JAKARTA – Kementerian PUPR mengembangkan inovasi teknologi di bidang infrastruktur kebersihan. Tujuannya untuk meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat di masa pandemi Covid-19.

Bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Permukiman, Kementerian PUPR mengembangkan purwarupa teknologi Toilet Mobile, yaitu
Kereta Mandi, Cuci, Kakus, dan Wastafel (Kereta MCK).

Inovasi teknologi diperlukan, supaya tercipta infrastruktur yang cepat, baik dan murah.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Kereta MCK juga termasuk teknologi yang tepat guna, efektif dan ramah lingkungan.

Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, teknologi ini cukup memfasilitasi masyarakat dalam mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga sanitasi.

Baca juga: Menhub Budi Karya Teteskan Air Mata karena Doa dari Tiga Teman Sejati Bantu Dirinya Sembuh

Menteri Basuki menjelaskan, hal tersebut akan menciptakan nilai tambah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sehingga, Kereta MCK tidak hanya bisa dimanfaatkan di masa sekarang, tetapi di masa depan untuk generasi mendatang.

“Kereta MCK ini nantinya akan diterapkan di daerah-daerah, yang belum memiliki fasilitas sanitasi secara layak,” ujar Menteri Basuki, dilansir dari situs Kementerian PUPR, pada Rabu (06/05/2020).

Menteri Basuki memprediksi, pasca pandemi Covid-19 akan ada banyak kebiasaan yang berubah di masyarakat terkait budaya menjaga kesehatan.

Kereta MCK bisa memenuhi kebutuhan sanitasi banyak orang. Dengan sistem mobile itu, kereta MCK jadi mudah dipindahkan, dari satu tempat ke tempat lainnya.

Baca juga: KAGAMA Bengkulu Bantu Tangani Covid-19 Sejak Awal Status Darurat