Boleh Konsumsi Mi Instan dan Frozen Food Selama Puasa, Asalkan…

682

Baca juga: Kolam Lele ala Ketua RT KAGAMA Balikpapan Jadi Solusi Ketahanan Pangan Masa Pandemi

“Jangan sampai salah satu zat tersebut lebih dominan, misalnya dalam sepiring makanan lebih banyak sumber karbohidratnya,” tutur Trisye.

Namun demikian, lantaran banyak mahasiswa yang hanya berdiam diri di kos dan menyediakan stok berupa mi instan dan mie cup, Trisye memberikan beberapa tips untuk memenuhi isi piringku.

Mahasiswa bisa menambah mi instan dengan sayur dan telur agar lebih bergizi.

“Sekali lagi, ini kan baru satu variasi, kalau sekarang mie cup ya besok nasi goreng, asal ditambahkan sayur,” tutur Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi (PSPG) UGM ini.

Tak hanya soal makanan instan, dalam diskusi ini, Trisye juga membahas lebih lanjut mengenai fenomena frozen food atau makanan beku.

Baca juga: Obat Herbal Indonesia Sepadan dengan Obat Luar Negeri untuk Tangani Covid-19

Menurut Trisye, makanan beku bisa jadi solusi sumber protein untuk masyarakat.

Namun demikian, dia menekankan pentingnya menaati imbauan isi piringku.

“Misalnya, jika adanya rendang beku, perhatikan isi piringku, rebus-rebus bayam misalnya sebagai tambahan, perhatikan kelengkapan dari isi piring yang akan dikonsumsi,” tutur Trisye.

Untuk memenuhi isi piringku, Trisye menyarankan kepada masyarakat agar menyimpan stok makanan dengan lengkap.

Misalnya, kala berbelanja, masyarakat disarankan tak hanya membeli sumber karbohidrat selain beras, seperti mie instan, tetapi mesti pula diperhatikan sumber proteinnya.

“Misalnya kalau tidak telur, bisa mengonsumsi produk olahan, seperti bakso, sosis, ya dilengkapi saja, yang penting kan gizinya lengkap,” ucapnya. (Ez/-Th)

Baca juga: KAGAMA Aceh Diresmikan, Ini Program dan Susunan Pengurusnya