Rimawan Pradiptyo, Ekonom UGM yang Membawa Ilmu Experimental Economics ke Indonesia

4660

Baca juga: Peraih Beasiswa PPA Ini Jadi Lulusan Tersingkat

Kiprah Selama di KPK

Selain mengajar, Rimawan juga menjabat sebagai Kepala Departemen Ilmu Ekonomi dan komisaris di PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo).

Sebelumnya ia juga pernah menjadi komisaris utama di PT Taman Wisata Candi (TWC).

Selain itu, Rimawan juga kerap diundang sebagai pembicara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya bekerja dengan KPK sejak tahun 2011. Tahun 2009 Saya membangun database sendiri, namanya database korupsi. Mencari data dari kasus-kasus yang ditangani KPK dan semua putusan MA. Itu kita kombinasi,” jelasnya.

Baca juga: Sikap Tanggung Jawab Hantarkan Kelly Jadi Lulusan Terbaik Fakultas Teknik

Menurut Rimawan, penting bagi kita untuk membuat database sendiri, supaya masyarakat mengetahui berapa kerugian keuangan negara dan jumlah uang yang diambil oleh para koruptor.

Di tahun yang sama, Rimawan menulis paper yang membahas tentang biaya sosial korupsi.

Sejak itu, ia diajak oleh Litbang KPK untuk berdiskusi soal biaya sosial korupsi tersebut.

Dari tahun 2011-2013, Rimawan bersama tim di KPK membangun metodologi penghitungan biaya sosial korupsi.

Baca juga: Berbagai Cara Agar Rapat Organisasi Bisa Efektif